Tourism and Culture | March 01, 2018 at 02:02 AM post by aiskai (view 1260)

KAWASAN ini sudah lama dikenal sebutan Kampung Cina. Berada di area pertokoan Pasar 45, yang juga merupakan kawasan pusat kota Manado. Disamping sebagai salah satu kawasan bisnis utama di Manado, Kampung Cina pun sudah menjadi destinasi utama wisatawan yang datang berkunjung di Manado. Apalagi pada moment perayaan Imlek, kawasan ini menjadi lokasi kunjungan favorit wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Expose Manado secara khusus menyusuri berbagai kekhasan yang dimiliki kawasan Kampung Cina ini.


Klenteng

Klenteng Ban Hin Kiong menjadi destinasi favorit bagi wisatawan berkunjung di Manado. Klenteng Ban Hin Kiong ini didirikan pada tahun 1819, yang merupakan klenteng tertua di Manado. Pada awal berdiri klenteng ini terbuat dari rumah papan yang diselingi bambu.

Nama klenteng ini berasal dari tiga kata, ‘ban’ berarti banyak, ‘hin’ berarti berkat yang  melimpah atau kelimpahan kebaikan, dan ‘kiong’ berarti istana. Atau bisa diartikan sebagai istana dengan banyak berkat yang melimpah.

Berdekatan dengan klenteng Ban Hin Kiong, terdapat satu klenteng lagi di kawasan ini, yaitu klenteng Kwan Kong. Kedua klenteng ini memang letaknya bertetangga, dan selalu menjadi pusat pelaksanaan cap go meh.

Tak jauh dari kedua klenteng ini, terdapat klenteng Altar Agung. Selain itu, di jalan Nusantara, yang masih dalam kawasan pecinan, terdapat satu klenteng lagi yaitu klenteng Kwan Im Tong.


Berkunjung Pagi Hari

Kampung Cina termasuk dalam kawasan kota tua di Manado. Ada banyak bangunan tua yang masih dipertahankan hingga kini, meski ada beberapa yang sudah direnovasi dengan tetap mempertahankan konstruksi bangunan lama.

Berkunjung ke Kampung Cina pada pagi hari, menjadi pilihan menarik untuk melihat dari dekat keberadaan kawasan pecinan ini dengan berbagai bangunan tuanya. Karena pada pagi hari suasana masih sepi, tanpa ada lalu-lalang kendaraan. Kita pun tidak terhalang oleh kendaraan yang terparkir di depan kawasan pertokoan ini.


Berkunjung Siang Hari

Namun bila ingin menyaksikan ‘sibuknya’ kawasan Pecinan ini, maka datanglah pada jam buka toko, atau siang hingga sore hari. Kawasan kampung Cina ini menjadi lokasi perdagangan yang sangat ramai di pusat kota Manado. Bahkan meski sudah ada beberapa pusat bisnis dan perbelanjaan, seperti di kawasan bisnis boulevard, area pertokoan di Kampung Cina tetap sangat ramai. Kemacetan tinggi pun seakan sulit dihindari ketika berada di kawasan ini. Dan keberadaan ini menjadi bagian dari kekhasan Kampung Cina di Manado.


Berkunjung Malam Hari

Berkunjung ke Kampung Cina pada malam hari juga punya daya tarik sendiri. Apalagi masih dalam suasana perayaan Imlek saat ini. Lampion dan lampu jalan di kawasan ini bisa semakin memperindah suasana malam hari di Kampung Cina. Selain itu, kawasan ini selalu terjaga keamanan, sehingga city tour malam hari di  Kampung Cina menjadi salah satu pilihan menarik.


Kuliner

Dalam urusan makan, terutama bagi mereka yang suka menyantap chinese food, ada banyak pilihan lokasi yang bisa dikunjungi di Manado. Namun rasanya tak lengkap bila tak mencicipi menu makanan di rumah makan Jantung Hati Yit Hien. Rumah makan yang menjadi pelopor chinese food di Manado tersebut, sudah buka sejak pagi hari dan menjadi lokasi favorit banyak warga etnis Tionghoa di daerah ini.

Selain itu, lokasi kuliner lain yang juga terkenal di kawasan pecinan ini, adalah rumah kopi – mie Bintang Wajang. Rumah kopi ini sudah buka sejak pagi, menyediakan kopi dan beberapa minuman lain, serta sejumlah penganan khusus. Terutama yang paling terkenal adalah bakpao atau biapong dengan unti atau isi daging babi. Ada pula pia dan beberapa kue lain, serta aneka jenis makanan berbahan dasar mie. Banyak pengusaha dan pemilik toko yang ada di Manado kerap datang berkumpul di tempat ini.


Cap Go Meh

Pelaksanaan cap go meh menjadi salah satu event yang paling ditunggu, bukan hanya warga Tionghoa, melainkan pula warga Manado pada umumnya, serta para wisatawan. Cap go meh ini dilaksanakan pada hari ke-15 setelah perayaan tahun baru Imlek. Bila kemudian direstui turun ke jalan, maka kawasan Kampung Cina ini selalu dipadati banyak orang untuk menyaksikan langsung prosesi tersebut. (ais)